RSBI dalam Putusan MK
JAKARTA - Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menghapus status
Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) mendapat sambutan baik
dari berbagai pihak. Untuk merayakan hal tersebut Indonesia Corruption
Watch (ICW) bersama Koalisi Pendidikan serta sejumlah guru dan orangtua
murid memotong tumpeng.
Perwakilan ICW Febri Hendry mengungkap,
kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kegembiraan atas
perjuangan mereka menghapus ketidakadilan di bidang pendidikan yang
tercermin dalam status RSBI. "Tumpengan ini sebagai ekspresi kegembiraan
atas terkabulnya permohonan judicial review oleh MK, yakni penghapusan
status RSBI," ujar Febri di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu
(9/1/2013).
Perwakilan Sekolah Tanpa Batas (STB) Bambang Wisudo
mengimbuh, keputusan MK menghapus status RSBI menjadi peringatan keras
bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan pengambilan
kebijakan nasional di bidang pendidikan.
Jalur Mandiri di Undip
SEMARANG, KOMPAS.com - Universitas Diponegoro
Semarang menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir lagi penerimaan
mahasiswa jalur mandiri akan memakan biaya besar dibandingkan dengan
jalur masuk lainnya.
"Tidak perlu khawatir, tahun depan semua
program studi sarjana diterapkan sistem uang kuliah tunggal, dan untuk
seluruh jalur penerimaan mahasiswa baru," kata Rektor Undip Prof
Sudharto P Hadi di Semarang, Jumat (28/12/2012).
Hal itu
diungkapkannya di sela diskusi "Refleksi Akhir Tahun 2012, Potret dan
Prospek 2013" yang diprakarsai Undip, seraya mengungkapkan biaya kuliah
mahasiswa untuk seluruh jalur penerimaan ditetapkan sama rata, termasuk
penerimaan jalur mandiri.
Menurut Sudharto, Undip pada tahun
ajaran mendatang akan menjaring mahasiswa melalui tiga jalur, yakni
jalur undangan sebesar 50 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi
Negeri (SBMPTN) sebesar 30 persen, sementara sisanya dijaring lewat
jalur mandiri.
Meski demikian, kata dia, tidak ada pembedaan biaya
untuk masing-masing jalur, sebab berbagai komponen pembiayaan, seperti
sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), sumbangan pengembangan institusi
(SPI) akan dilebur dan dibagi merata tiap semester.
"Dengan
penerapan sistem uang kuliah tunggal, biaya kuliah setiap semester
ditetapkan sama. Namun, tetap disesuaikan dengan fakultas atau program
studi karena kebutuhannya berbeda," kata Rektor yang juga dikenal
sebagai pakar ilmu lingkungan itu.
Ia mengatakan penerapan sistem
uang kuliah tunggal itu disertai penambahan subsidi pemerintah untuk
meringankan beban biaya yang harus dibayar mahasiswa sehingga tidak
perlu khawatir biaya kuliah akan membengkak.
Sebagai contoh
Fakultas Kedokteran, kata dia, jika dihitung kebutuhan setidaknya
mahasiswa harus mengeluarkan biaya kuliah rata-rata Rp 50 juta/semester,
tetapi karena disubsidi oleh pemerintah mahasiswa hanya membayar
sekitar Rp 19 juta/semester.
Penerapan sistem uang kuliah tunggal,
diakuinya memang akan mengganggu arus kas (cash flow) pada awal-awal
semester karena biasanya sebagian besar dana untuk kebutuhan perkuliahan
sudah terkumpul, sementara dengan tarif tunggal baru terkumpul mula
semester pertengahan.
"Tetapi, bagi Undip tidak menjadi masalah.
Kami akan menyiasati kebutuhan pendanaan itu dengan mengoptimalkan
riset, kerja sama internasional, dan pascasarjana yang tak terkena
kebijakan tarif tunggal. Kami dukung sistem ini (tarif tunggal, red.).
Apalagi sudah jadi kesepakatan," kata Sudharto.
Tertawa dan Efeknya
Berapa kali Anda tersenyum dalam sehari? Saat bertemu orang atau rekan kerja, apakah Anda termasuk tipe murah senyum? Wajah Anda punya 44 otot yang memungkinkan Anda menunjukkan lebih dari 5.000 tipe ekspresi berbeda, sebagian besar di antaranya adalah senyuman.
Berikut tujuh alasan mengapa senyum baik untuk Anda, tak hanya faktor kesehatan tapi juga kehidupan sosial Anda.
Prestasi di Olimpiade Fisika Tahun 2012
JAKARTA, KOMPAS.com - Penutupan Olimpiade Fisika
Dunia atau World Physics Olympiad (WoPhO) 2012 yang berakhir pada hari
Rabu (2/1/2013) meninggalkan pertanyaan tentang prestasi Indonesia yang
kian redup di kancah olimpiade sains dan matematika tingkat dunia.
Dalam
ajang ini, Indonesia hanya meraih satu medali perunggu. Hasil ini
dipertanyakan karena sebelumnya Indonesia selalu menjadi salah satu
negara yang rajin menggondol berbagai medali dari ajang serupa.
Pendiri
Surya Institute, Yohannes Surya, mengatakan bahwa melorotnya prestasi
Indonesia dalam pertandingan sains dan matematika tingkat dunia ini
disebabkan kurangnya persiapan dari para peserta. Hal ini menjadi faktor
utama gagalnya anak-anak Indonesia menyabet medali yang mampu
mengharumkan nama bangsa.
"Pertama, masalah training.
Anak-anak ini tidak diberikan persiapan khusus lagi untuk olimpiade,"
kata Yohannes saat dijumpai usai Closing Ceremony World Physics Olympiad
2012 di Aryaduta Hotel, Tangerang, Rabu (2/1/2013).
Tidak hanya
itu, ia juga mengungkapkan bahwa bibit-bibit untuk olimpiade juga tidak
terlihat lagi sejak tahun 2011 karena tim TOFI sudah tidak pernah
diminta lagi oleh pemerintah untuk melatih para calon peserta olimpiade.
Peringkat Indonesia juga terus melorot untuk prestasi di bidang sains
dan matematika.
"2010, Indonesia masih peringkat dua dunia.
Sekarang drop jadi peringkat ke-34. Kami akan coba jalin hubungan lagi
dengan diknas nanti," jelas Yohannes.
"Pelatihan dan persiapan
ini harus sekali. Karena soal untuk olimpiade ini tidak sama seperti
soal mereka di sekolah. Ini soal sudah setara dengan S3, kalau tidak
percaya bisa dicoba saja," imbuhnya.
Kendati demikian, ia tetap
berbangga pada tiga kontestan yang berhasil mengharumkan nama bangsa.
Satu medali perunggu berhasil diraih oleh Himawan Winarto. Sementara dua
kontestan lainnya yaitu Oki Gunawan dan Yudistira Virgus yang merupakan
alumni TOFI berhasil memenangkan kategori kompetisi pembuatan soal.
"Membuat soal itu sangat susah. Yudistira dan Oki ini alumni TOFI. Keduanya bisa jadi contoh bagaimana dulu training yang dijalani hingga jadi seperti sekarang," tandasnya.
Sumber
Muda dan Berprestasi
Pencapaian menjadi seorang gubes diraih Agung dengan mencetak segudang prestasi. Meski demikian, pria kelahiran Surakarta, 15 Januari 1976 itu merasa biasa saja dengan predikat gubes yang disandangnya di usia yang belum mencapai kepala empat.
Dia menyebutkan, setiap dosen memiliki obsesi sama untuk jabatan akademik tertinggi seperti gubes. Agung percaya, dengan menjalankan Tridarma perguruan tinggi sesuai dengan jalurnya, maka kesempatan bagi seorang dosen untuk meraih jabatan sebagai gubes akan semakin besar.
“Cuma masalahnya bisa cepat atau lambat. Untungnya saya concern di tiga bidang dan saya kerjakan dengan ekstra, terutama untuk penelitian yang saya perbanyak. Demikian juga publikasi dan seminar-seminar internasional. Semakin banyak capaian yang kita dapatkan, waktu pencapaian jabatan Guru Besar tentu semakin cepat,” ujar Agung, seperti dikutip dari laman UGM, Jumat (21/12/2012).
Anak Pintar di Sekolah "Gurem"
SNMPTN 2013 di awal kemunculannya telah disambut banyak
pihak dengan respons yang berbeda-beda. Ada yang berbahagia karena
sistem pendaftaranya yang gratis, ada juga yang bahagia karena tidak
perlu repot-repot mengikuti SNMPTN jalur tulis yang memiliki bobot soal
di atas rata-rata. Kebahagiaan ini kebanyakan dimiliki oleh para siswa
di sekolah “top” di kawasan perkotaan. Pasalnya, sistem acuan utama
menggunakan nilai rapor dalam pembobotan penerimaan dari PTN yang
bersangkutan ternyata telah memiliki konversi-konversi tertentu untuk
sekolah-sekolah yang dianggap memiliki tingkat prestise tinggi.
Melirik
pada hasil penyeleksian jalur undangan SNMPTN 2012 yang tak jauh beda
dengan sistem SNMPTN 2013 secara keseluruhan, sekolah-sekolah yang
dianggap terpandang di kota-kota memiliki peluang sangat besar untuk
lolos. PTN akan lebih memprioritaskan siswa-siswi yang berasal dari SMA
terpandang daripada SMA “gurem”. Hal ini didasarkan pada kualitas dan
cara pembobotan nilai rapor di setiap SMA yang berbeda-beda. Lalu,
apakah dengan tingkat prestise SMA menjamin bahwa seluruh siswa yang
bersekolah di SMA tersebut 100% lebih pintar dari siswa di sekolah lain?
Bagaimana nasib SMA yang cukup bagus di kota-kota kecil, atau bahkan
SMA kecil di pelosok kota?
Pada SNMPTN jalur undangan 2012, SMA
“gurem” memiliki proporsi yang jauh lebih sedikit. Bahkan, dalam satu
PTN hanya diterima satu siswa. Padahal, secara nyata siswa dari SMA
“gurem” tersebut tidak selalu lebih tidak pintar dari siswa elite. Bisa
jadi malah siswa SMA gurem tadi jauh lebih pintar dari siswa-siswi dari
SMA terpandang yang dengan mulus lolos lewat jalur undangan. Tentu hal
ini akan menjadi ketimpangan. Secara tidak langsung terjadi pergeseran
yang memperkecil peluang siswa-siswi dari SMA “gurem” tersebut masuk
PTN.
Selain itu, jalur SNMPTN yang dianggap sebagai jalur murah
untuk kalangan menengah ke bawah agar dapat mengenyam pendidikan di
tingkat perguruan tinggi negeri kini semakin sempit. Realita ini
diperparah dengan dihapusnya sistem SNMPTN tulis yang memungkinkan
seluruh siswa beradu secara bebas dan lebih adil mengenai modal
kemampuan yang dia miliki untuk masuk di sebuah PTN.
Saat ini,
yang tersisa untuk jalur ujian tulis adalah jalur seleksi mandiri yang
diadakan secara bersama-sama oleh beberapa PTN maupun secara individu
oleh masing-masing PTN. Namun, perlu dicermati bahwa subsidi pemerintah
untuk biaya kuliah di PTN yang sangat murah lebih terfokus pada jalur
SNMPTN yang saat ini hanya terdapat jalur undangan. Sedangkan jalur
masuk lain yang bersifat mandiri secara nyata memiliki biaya masuk yang
melambung tinggi, bahkan bisa lima kali lebih mahal dari biaya kuliah
lewat jalur SNMPTN. Lagi dan lagi, bagaimana dengan nasib siswa-siswi di
SMA “gurem” yang mungkin lebih pintar dan layak masuk perguruan tinggi
negeri?
Haruskah mereka terlempar dari jalur undangan dan beralih
pada jalur mandiri yang notabenenya memiliki biaya masuk yang lebih
mahal? Seyogiyanya fakta-fakta demikian dicermati sebagai upaya
pemerataan peluang siswa-siswi di Indonesia untuk dapat menikmati kuliah
di perguruan tinggi negeri dengan biaya terjangkau.
Nanda Najih Habibil Afif
Mahasiswa Teknik Geologi
niversitas Padjadjaran
(//rfa)
Sumber
Buah Simalaka pada SNMPTN 2013
Kabar SNMPTN tahun 2013 yang disebut-sebut akan gratis pun mendapat respons positif karena kita tidak perlu dipusingkan lagi membayar uang pendaftaran seperti biasanya. Pemerintahlah yang membayar semua biaya pendaftaran tersebut. Ini terlihat lebih efesiensi dalam hal biaya dan prosesnya karena sekolah yang akan merekap semua nilai dan siswa hanya tinggal menunggu pengumuman setelah pelaksanaan UN. Namun bukan di sini permasalahannya, ada hal yang lebih menjadi kontroversi dan memicu banyaknya ketidakadilan.
Pertama, dengan pemakaian nilai rapor dan UN dikhawatirkan mendorong guru-guru memberikan nilai yang tinggi agar muridnya banyak yang bisa masuk PTN. Di sinilah akan marak terjadi kecurangan sampai bocornya soal UN. Inilah potret pendidikan di Indonesia.
Kedua, SNMPTN undangan yang kuotanya minimal 60% hanya berpelunag besar bagi mereka yang bersekolah di pusat kota. Mereka yang sekolahnya sudah memenuhi standar-standar tertentu sampai pada taraf internasional akan lebih mudah lolos PTN karena prestise yang lebih tinggi. Lalu bagaimana dengan mereka yang berada di pelosok-pelosok daerah? Belum tentu mereka yang berada di pusat kota semua lebih pintar dari mereka yang berada di daerah.
Ketiga, bagaimana mereka yang tidak lolos pada SNMPTN undangan tersebut? Memang masih ada jalur mandiri, tapi untuk mereka yang ekonominya menengah ke bawah akan kesulitan dalam masalah biaya. Pasalnya, seperti yang sudah kita ketahui, masuk PTN, sekali pun melalui jalur mandiri, mengharuskan kita mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Lagi-lagi, bagaimana nasib mereka yang berekonomi lemah? Bukankah pendidikan tidak saja bagi mereka yang mempunyai uang, tapi pendidikan layak dinikmati oleh semua orang, oleh semua kalangan.
Keempat, dengan hanya ada SNMPTN undangan, sudah pasti siswa lulusan tahun kemarin yang masih menggantungkan harapannya pada PTN idaman tidak dapat mengikuti SNMPTN pada tahun ini. Ambil contoh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tidak lagi menyertakan ujian mandiri oleh ITB sendiri. Tahun lalu ITB menempatkan kuota 60% pada SNMPTN undangan dan 40 % mahasiswa baru diterima melalui jalur ujian tulis. Kemungkinan, tahun 2013 ITB akan 100% menerima mahasiswa baru lewat SNMPTN undangan.
Kiranya pemerintah juga sudah mempertimbangkan kebijakan ini. Penulis harap pemerintah benar-benar adil kepada mereka yang layak mengenyam pendidikan, benar-benar adil terhadap proses-proses penyeleksian dan semoga kebijakan ini mampu memperbaiki potret pendidikan di Indonesia.
Wulan Sri Mulyaningsih
Mahasiswi Program Studi PPKN
Universitas Negeri Jakarta
(//rfa)
Let's Go to South Korea
Pusat kebudayaan Korea di Indonesia menawarkan beasiswa program bahasa dan budaya Korea di Pusat Bahasa Universitas Geumgang, Korea Selatan. Program ini berlangsung selama 15 minggu. Dimulai pada Maret 2013 hingga 14 Juni 2013.
Para calon penerima beasiswa akan diseleksi melalui dua tahap. Seleksi tahap pertama dilakukan oleh Korean Cultural Center Indonesia. Jika lolos, calon penerima beasiswa akan mendapat surat referensi dari Direktur Korean Cultural Center Indonesia. Selanjutnya, seleksi tahap dua akan dilakukan oleh Geumgang University.
Calon Mahasiswa dan Prodi di SNMPTN 2013
"Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN yang diminati," jelas Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2013 Prof. Akhmaloka, Ph.D, dalam penjelasannya di Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Dia yang juga rektor ITB menjelaskan, apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun. Apabila memilih lebih dari satu PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya.
"Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya dua program studi yang diminati pada masing-masing PTN. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan," dia menjelaskan.
Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2013 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran. "Siswa pelamar tidak dikenai biaya pendaftaran," pungkas dia.(rhs)
Silabus di Tahun 2013
Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan, saat ini pemerintah yang akan menarik kewenangan membuat silabus itu ke pemerintah pusat. Kebijakan ini diperlukan karena kualitas guru belum mampu untuk membuat silabus tersebut. Mendikbud menjelaskan, dalam pedoman kurikulum baru nanti pemerintah akan menentukan dulu kompetensi yang akan dibuat, lalu dari situ ditentukan struktur kurikulumnya. "Kita tentukan dulu mau mencetak apa. Jangan gara-gara sudah ada bahan tepung, gula dan mentega tetapi kita tak tahu mau buat bakpao atau roti," kata Nuh di Jakarta, kemarin.
Oleh karena itu, sebagai tugas pengganti silabus, maka guru nantinya hanya akan memperkaya materi pembelajaran dan penilaian yang kesemuanya akan dituntun oleh buku panduan guru dan siswa. Dia berprinsip, guru tidak perlu membuat silabus lagi karena pada kenyataannya banyak materi ajar yang belum perlu diajarkan pada siswa. Seperti, contohnya, untuk apa siswa kelas satu dan dua mengetahui manfaat KTP atau kelas tiga dan empat tahu prosedur pemilihan umum.
Rentetan permasalahan tidak hanya terjadi pada salahnya materi ajar namun beban siswa SD pun makin berat ketika mau masuk sekolah harus dipaksa mengikuti tes Baca Tulis Hitung (Calistung) yang sebetulnya tidak diperlukan dan diperbolehkan oleh undang-undang. "Kenapa banyak penjual buku menawarkan bukunya? Karena guru menyusun silabus dari berbagai buku dan mempunyai keterbatasan untuk menyusunnya. Ini yang mau kami rombak," ujar Nuh.(Neneng Zubaidah/Koran SI/rfa)
Dari Lahir sampai dengan Kiamatnya Semesta
KOMPAS.com — Tak ada
satu pun yang tahu dengan pasti sejarah semesta, bagaimana proses
kelahiran serta kematiannya nanti. Meski demikian, astronom telah
melakukan sekian penelitian untuk mencoba mendeskripsikan.
Dengan
pengetahuan yang telah dimiliki saat ini, astronom mengungkapkan bahwa
semesta lahir dari peristiwa yang disebut "Big Bang" atau Dentuman
Besar, 13,7 miliar tahun lalu. Sementara itu, semesta bisa berakhir
lewat "Big Freeze", "Big Rip", "Big Crunch", ataupun "Big Bounce".
Berikut
rangkuman kisah semesta yang disusun oleh para ilmuwan. Tentu saja, ini
bukan hal yang pasti akan terjadi. Hingga kini, penelitian terus
dilakukan untuk mengonfirmasi apa yang terjadi di masa lalu dan yang
akan terjadi di masa depan.
Tahap I: Big Bang
Peristiwa
kelahiran semesta dimulai dari Big Bang, berlangsung 13,7 miliar tahun
lalu. Pada masa awalnya semesta sangat panas dan padat. Partikel
subatomik seperti elektron tercipta dan hancur sepanjang waktu. Semesta
tersusun atas sebagian besar foton atau partikel cahaya.
Dengan
semua yang terjadi, semesta masa lalu tampak buram. Cahaya tak bisa
bergerak jauh. Semesta saat itu juga tidak seragam, ada fluktuasi dalam
densitas dan suhu.
Tahap II: Pengembangan
Pada
waktu 10(-35) detik setelah Big Bang terjadi pengembangan semesta
secara besar-besaran. Tingkat pengembangan semesta mencapai 10(60) kali
dalam waktu yang sangat singkat itu. Semesta juga menjadi lebih halus.
Analoginya, semesta semula seperti bola golf yang kasar. Setelah mengembang, semesta menjadi seukuran Bumi dan lebih halus.
Tahap III: 3 Menit Setelah Big Bang
Tiga
menit setelah Big Bang, semesta masih sangat panas, mencapai miliaran
derajat celsius. Materi yang menyusun semesta saat itu adalah 3/4
hidrogen dan 1/4 helium. Hingga kini, proporsi unsur tersebut di semesta
juga masih sama.
Semesta masih buram saat ini, masih tersusun
atas foton. Selama ratusan ribu tahun sesudahnya, semesta tetap dalam
kondisi sama. Perlahan, wilayah yang lebih padat di semesta akan menarik
materi dari wilayah yang kurang padat. Semesta tidak seragam.
Tahap IV: "Cosmic Background Radiation"
Pada
400.000 tahun setelah Big Bang, suhu semesta sekitar 3.000 Kelvin. Pada
suhu tersebut, atom sudah mungkin terbentuk dari elektron, proton, dan
neutron. Cahaya bebas bergerak, dilihat sebagai Cosmic Background
Radiation (CMB). Semesta menjadi transparan.
Saat itu, wilayah
semesta tak seragam secara suhu. Ada wilayah yang lebih panas dan
sebaliknya. Jika dibuat suatu peta di mana suhu panas dilambangkan
dengan warna merah, akan ada titik-titik merah di peta tersebut.
Tahap V: Masa Kegelapan
Masa
ini berlangsung 400.000-400.000.000 tahun setelah Big Bang. Saat itu,
semesta banyak tersusun atas gas netral. Ada wilayah yang lebih padat
dengan gaya gravitasi lebih tinggi. Gravitasi lebih tinggi berarti
memiliki materi lebih banyak.
Karena memiliki densitas lebih
tinggi, suhunya juga lebih panas. Meski demikian, bintang belum bisa
terbentuk. Semesta bisa dikatakan gelap.
Tahap VI: Bintang Pertama
Wilayah
yang punya densitas lebih tinggi akan makin panas. Saking panasnya,
akhirnya bisa membakar hidrogen. Demikianlah akhirnya bintang pertama
terbentuk. Bintang saat itu tergolong sangat terang.
Saat bintang
meledak menjadi supernova, unsur-unsur yang lebih berat dari hidrogen
dan helium tercipta. Ledakan akan mengionisasi gas netral. Hidrogen pun
terionisasi. Masa ini disebut reionisasi semesta.
Tahap VIII: Galaksi Pertama
Seiring
waktu, zona yang punya densitas tinggi makin membesar. Bintang-bintang
mengelompok membentuk galaksi. Peristiwa ini terjadi sekitar 1 miliar
tahun setelah Big Bang.
Tahap IX: Evolusi Galaksi
Galaksi
mengalami evolusi, saling bertumbukan, bergabung hingga membentuk
galaksi baru yang lebih besar. Selain itu, galaksi juga membentuk suatu
kesatuan menjadi kluster galaksi.
Salah satu teori mengatakan,
semesta terus mengembang. Galaksi menjadi lebih jauh satu sama lain dan
kemungkinan tumbukan lebih kecil. Semesta yang terus mengembang membuat
para astrofisikawan berpikir tentang eksistensi Energi Gelap yang
menyusun 3/4 semesta.
Tahap X: Tata Surya
Tata
Surya terbentuk 9 miliar tahun setelah Big Bang, dimulai dengan
terbentuknya Matahari. Bumi terbentuk kemudian. Beberapa miliar tahun
lagi, makhluk hidup tercipta di Bumi. Manusia yang juga akhirnya
tercipta mulai bertanya-tanya tentang asal-usul semesta.
Tahap XI: Masa Depan
Masa depan tentu belum pasti. Akan tetapi, astronom telah memiliki beberapa skenario. Sekitar 11.000 tahun lagi, spesies manusia diprediksi punah. 5 miliar tahun lagi, Matahari mulai menua, menjadi bintang raksasa merah sehingga Bumi panas dan makhluk hidup di Bumi musnah.
Bumi
sendiri akan hancur dilahap Matahari sekitar 7,5 miliar tahun dari
sekarang. Sementara itu, Matahari akan mati kemudian. Bintang terakhir
akan berhenti bersinar 100 triliun kemudian. Akhirnya, segalanya
akan terjadi dalam waktu 10(100) tahun dari saat ini setelah lubang
hitam menguap. Semesta akan berakhir lewat beberapa skenario, Big
Freeze, Bg Rip, Big Crunch, atau Big Bounce.
Beberapa Kekuatan Manusia yang Tidak Boleh Diremehkan
1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.
15 Penemuan Yang Pertama Di Dunia
Pada Desember 1975, Kodak insinyur Steve Sasson menciptakan sesuatu yang akan merevolusi fotografi: kamera digital pertama di dunia. Itu adalah seukuran pemanggang roti, dan menangkap gambar hitam dan putih pada resolusi 100 × 100 - atau 0,01 megapixels dalam terminologi pemasaran. Gambar yang disimpan pada pita kaset, mengambil 23 detik untuk menulis. Kamera menggunakan ADC dari Motorola, lensa dari kamera film Kodak, dan sebuah chip CCD dari Fairchild Semiconductor - teknologi yang sama dengan kamera digital yang masih digunakan hari ini. Untuk pemutaran gambar, sebuah komputer khusus dan tape pembaca (digambarkan di bawah) dibangun, keluaran gambar yang kasar pada TV standar. Butuh lebih 23 detik untuk membaca setiap gambar dari kaset.
SNMPTN 2013 Siap Menerima 150.000 Mahasiswa Baru
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak
150.000 lulusan SMA/SMK/MA yang ada di seluruh Indonesia berkesempatan
untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri melalui sistem
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013.
Ketua
Umum Panitia Pelaksana SNMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa SNMPTN
yang diikuti oleh 61 perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia ini
memiliki daya tampung sebesar 60 persen. Sementara sisanya akan
diakomodasi melalui ujian tulis yang dilakukan secara bersama oleh
perguruan tinggi negeri dan ujian mandiri.
"Daya tampungnya
150.000 dari keseluruhan, tapi itu bisa saja ditambah. Sisanya sekitar
30 persen itu dari seleksi bersama dan 10 hingga 20 persen dari ujian
mandiri," kata Akhmaloka, saat Peluncuran SNMPTN 2013 di Gedung A
Kemendikbud, Jakarta, Senin (10/12/2012).
Jika dibandingkan
dengan data pada tahun lalu, daya tampung pada SNMPTN kali ini sedikit
menurun. Pada tahun 2012, sekitar 171.634 orang berhasil lolos ujian ini
baik melalui jalur undangan maupun ujian tulis. Namun, pria yang masih
menjabat sebagai rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengatakan
bahwa masih ada kemungkinan penambahan kuota dari daya tampung yang
ditentukan.
"Itu masih pagu utama. Jadi, mungkin saja ditambah sesuai dengan aturan yang ada," ujar Akhmaloka.
Untuk
jadwal SNMPTN 2013 sendiri, panitia pelaksanaan akan mulai membuka
pendaftaran pada awal Februari tahun depan. Namun, untuk pengisian
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sudah dapat dilakukan mulai
pekan depan oleh masing-masing sekolah.
"Jadi, sekolah wajib
mengisi PDSS ini. Untuk lebih lanjut, kami akan sosialisasi nanti ke
sekolah-sekolah yang ada di daerah kami masing-masing," tandasnya.
Kabar UI dalam SNMPTN 2013
JAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Indonesia (UI)
akan mengikuti aturan kuota baru dalam penerimaan mahasiswa baru
mendatang dengan menyediakan kuota sekitar 50-60 persen bagi mahasiswa
baru yang akan masuk melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mendatang.
Pejabat Sementara Rektor
UI, Djoko Santoso, mengatakan bahwa UI akan mengikuti syarat yang telah
ditetapkan oleh panitia pelaksana SNMPTN 2013. Kuota yang disediakan
tidak akan banyak jauh berbeda dengan kuota secara nasional yang
ditetapkan oleh panitia pelaksana SNMPTN 2013.
"Kuotanya tidak
berbeda jauh dari yang telah ditetapkan. SNMPTN 2013 ini kan
mengharuskan menyediakan 60 persen kuota. Ya kami tidak akan jauh dari
itu," kata Djoko kepada Kompas.com, Kamis (13/12/2012).
UI
juga tetap akan menjalankan sistem baru yang dilakukan untuk SNMPTN
2013 ini yaitu menjaring mahasiswa barunya melalui nilai rapor, hasil
Ujian Nasional (UN) dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa
selama di tingkat SMA/SMK/MA. Untuk prestasi non-akademik seperti seni
atau olahraga, siswa yang bersangkutan wajib melampirkan sertifikat atau
piagam sebagai bukti prestasi.
Ia mengakui bahwa proses SNMPTN
pada penerimaan mahasiswa baru 2013/2014 mendatang sama dengan proses
SNMPTN 2012 untuk jalur undangan. Namun hal tersebut tidak menjadi
masalah karena UI juga akan ikut serta menyelenggarakan ujian tertulis
bersama dengan 61 PTN lain melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SBMPTN).
"Ini memang seperti jalur undangan. Hanya
kuotanya saja diperbanyak. Tapi UI tetap akan mengadakan ujian tertulis
juga setelah SNMPTN diumumkan," tandasnya.
Syarat untuk Ikuti SNMPTN 2013
JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan menggunakan hasil ujian nasional (UN) sebagai salah satu
instrumen persyaratan untuk masuk jenjang pendidikan tinggi akan segera
diwujudkan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) 2013 mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh
mengatakan bahwa SNMPTN 2013 nanti hanya akan didasarkan pada nilai
rapor, prestasi lain, serta hasil UN. Namun, kali ini, sekolah dengan
akreditasi apa pun bebas mendaftarkan siswanya tanpa ada pembatasan
kuota.
"Jadi, murni dari hasil UN dan nilai rapor serta prestasi
lain siswa tersebut untuk SNMPTN 2013 nanti. Kuotanya disediakan 60
persen untuk seluruh Indonesia," kata Nuh di Gedung A Kemdikbud,
Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Adapun syarat peserta SNMPTN 2013
mendatang adalah siswa SMA/SMK/MA yang mengikuti UN tahun ajaran
2013/2014 dan memiliki prestasi akademik di sekolah pada tiap semester.
Siswa harus mengantongi rekomendasi dari kepala sekolah dan harus
memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta terdaftar pada
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
"Untuk PDSS ini, kepala sekolah yang akan mengisi. Nanti NISN dan password siswa akan dibagikan oleh sekolah untuk melakukan verifikasi," ujar Nuh.
Pengisian
PDSS akan dimulai pekan depan, yaitu tanggal 17 Desember-8 Februari
mendatang. Selanjutnya, peserta dapat memulai proses pendaftaran dengan
memasukkan NISN dan password yang diterima dari sekolah. Jika
telah selesai mendaftar, peserta dapat mencetak kartu bukti pendaftaran
sebagai tanda bukti peserta SNMPTN 2013.
Untuk pilihan PTN, tiap
peserta dapat memilih paling banyak dua opsi PTN yang diminati. Jika
memilih satu PTN saja, maka peserta bebas memilih PTN mana saja. Namun
jika memilih dua PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang
sama dengan sekolah asal atau provinsi terdekat.
Sementara itu,
untuk program studi, peserta dapat memilih paling banyak dua program
studi yang diminati pada masing-masing PTN. Nantinya, pelamar akan
diseleksi berdasarkan pilihan pertamanya dan apabila tidak terpilih,
dilanjutkan pada pilihan keduanya. Jika tertarik untuk mengikuti SNMPTN
2013, anak didik dapat langsung memperoleh informasi lengkap melalui laman resmi SNMPTN ini.
Pendaftarannya
sendiri dibuka pada 1 Februari-8 Maret dan dilanjutkan dengan proses
seleksi pada 9 Maret-27 Mei. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei
2013 nanti.
From Einstein
1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda
Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja.
Membaca kutipan Einstein di atas membuat saya bertanya-tanya Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal; karena itu saya menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata sukses.
Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.
2. Tekun itu Tak Ternilai.
Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah.
Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?
Ada ungkapan bagus popular di kalangan pegawai pos, selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan.
Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.
3. Fokus pada saat ini.
Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu.
Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika saya menjaga kebun duren di kebun. Begitu banyak kera seperti menunggu saya lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Ayah saya bilang, saya tak akan bisa menembak dua kera sekaligus. Pengertian saya atas kata-kata beliau adalah, saya bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus. Belajar untuk berada di sini, saat ini; berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan.
Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.
4. Imaginasi adalah kekuatan.
Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan.Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan! Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi.
Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan. Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan pun keinginan. Menyedihkan.
5. Buat Kesalahan.
Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru.
Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN. Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.
Carilah sesuatu berbau baru something new dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.
6. Hidup pada saat ini.
Saya tak pernah memikirkan masa depan itu akan datang sesaat lagi.
Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.
Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Anda bisa lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda SAAT INI tentang kemarin agar menjadi lebih baik. Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini.
Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.
7. Hargai diri Anda.
Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga.
Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda. Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Saya pikir dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.
Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.
Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.
8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda.
Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengaharapkan hasil berbeda.
Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang. Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih seksi jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.
Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu. Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah Sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.
Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi di gadis?
9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman
Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.
Setuju pak Einstein, saya tak berani membantah nasehat bapak di atas. Anda lebih berpengalaman daripada saya.
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek; tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi. Anda harus melakukan proyek tersebut untuk tahu apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak. Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.
Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.
10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik.
Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain.
Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, anda cukup melakukan dua hal saja.
Pertama, yang harus anda lakukan adalah memahami peraturan bagaimana cara Anda melakukannya. Kedua, Lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda .
Sumber
Waduh ...Ujian Tulis SNMPTN 2013 Dihapus.....
Jakarta, Kompas - Pola seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri
atau SNMPTN mulai tahun 2013 akan berubah. Selama ini 60 persen
kapasitas kursi yang tersedia di PTN diisi melalui jalur undangan dan
jalur ujian tulis.
”Mulai 2013, minimal 60 persen dari kapasitas yang tersedia di PTN akan
diisi melalui jalur undangan saja. Tidak ada ujian tulis,” kata Djoko
Santoso, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, di Jakarta, Jumat (30/3).
Adapun 40 persen sisanya menjadi hak setiap PTN untuk melakukan seleksi
mahasiswa baru atau yang selama ini dikenal sebagai jalur mandiri.
Pada SNMPTN jalur undangan, kata Djoko, peserta dinilai dari nilai rapor
di kelas I-III dan nilai ujian nasional (UN). ”Jadi, terjadi integrasi
UN sebagai penilaian masuk PTN. Ini sudah disepakati bersama Majelis
Rektor PTN,” ujar Djoko.
Kuota peserta jalur undangan untuk setiap sekolah berbeda-beda sesuai
akreditasi sekolah. Peserta pun harus direkomendasikan sekolah.
Selain itu, biaya pendaftaran SNMPTN 2013 jalur undangan juga akan
digratiskan. ”Pemerintah menanggung biaya pendaftaran jalur undangan,
yang memang untuk siswa berprestasi,” kata Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Mohammad Nuh.
Akses kuliah
Mendikbud mengatakan, meskipun melanjutkan pendidikan ke perguruan
tinggi itu pilihan tiap individu, negara tetap mengembangkan kebijakan
untuk menjamin akses kuliah bagi semua anak bangsa.
”Sebagai bukti bahwa akses kuliah terbuka bagi semua anak, biaya pendaftaran SNMPTN mulai 2013 gratis,” kata Nuh.
Selain menggratiskan biaya pendaftaran, kata Nuh, sudah disiapkan juga
sejumlah beasiswa dan bantuan biaya pendidikan agar tidak ada kendala
bagi mahasiswa menyelesaikan pendidikannya. ”Intinya, jangan sampai ada
mahasiswa yang mampu secara akademis terkendala masalah finansial,” kata
Nuh.
Menurut dia, kapasitas perguruan tinggi negeri memang masih terbatas.
Meski demikian, menambah daya tampung dan membuka PTN baru terus
dilakukan secara selektif.
Tahun 2011 tercatat 773.976 peserta SNMPTN yang memperebutkan 165.715
kursi di 60 PTN. Peserta yang ikut jalur SNMPTN undangan 232.948 orang
dan di jalur tulis 540.928 orang.
Anggota Komisi X DPR, Dedi S Gumilar, mengatakan, Komisi X DPR mendukung
supaya PTN semakin mudah dijangkau semua lapisan masyarakat.
Menggratiskan biaya pendaftaran merupakan kesempatan bagi semua anak
bangsa untuk masuk PTN tanpa terkendala biaya pendaftaran.
(ELN)
Editor :
sumber
http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/31/02225496/Pola.SNMPTN.2013.Berubah.









